Saturday, October 9, 2021

Engkau Sebenar Mukjizat

 



Engkau yang Penciptaku kepadaku menghidangkanmu

Engkau samudra teramat luas bagi penyelamanku

Engkau lautan yang begitu dalam tuk jangkauanku

Maaf atas keterbatasanku kini dan juga dulu

ke seluruh penjurumu menyelamimu kubelum mampu

Belum jua menghinggai ke kedalaman palungmu

Maafkan jika jauh dari kepatutan memperlakukanmu

 



Salahsatu narasumber yang dihadirkan oleh KangAsep Community pada Kapita Selekta at Majlis Ilmu Zoom Meeting Ba'da Shubuh.

Ini aku sedang mencoba berenang kembali

Setelah sekian lama nyaris tak ada peduli

Sahabat yang senasibku membersamai

Para pendosa yang dzolim terhadap diri

Betapa tak tahu malu mereka dan diriku sendiri

Berkumal dosa berdekil noda akan nikmat-Nya banyak mengkufuri

Sok sok an berlomba dalam istighfar di sepertiga malam-Nya yang sunyi

Akan maghfiroh-Nya kami masih merindui

 

Ba’da Shubuh berpeluh rindu

Kami berpadu bersihkan kalbu

Memungut setiap sisimu yang syahdu

Semampu kami dari sisi manapun itu

Mencebur mengitari sempurnamu

Menyenandungkan kidung indahmu

 

Semakin dalam kami menyelam

Berkilau dirimu nyaman kami tenggelam

Secantik simpanan di bagian terdalam

Memantrai kami kuat membekas bagai syaulam

 

sayangnya kami tak mampu menjangkau semua

hingga pun kami tak menyisakan jatah usia

tak kan pernah bisa kami singkap bersama

untuk semua rahasiamu yang sempurna

 

betapa nyata dan bukti teramat jelas

jutaan karya terlahir dari banyak penafsirmu yang antusias

Berjilid-jilid tafsir ditulis hingga berbekas

Bahkan sejak Rasul shollallohu 'alaihi wa sallam mengajarkannya sebegitu ikhlas

Kepada para sahabat mulia untuk seluruh akitifitas

 

Hingga zaman kuberada kau tetap ada

Inna Nahnu nazzalna adz zikra

Dia menurunkanmu ke duniaku yang sementara

Wa inna lahu lahafidhun.. dan DIA pula yang siap siaga

Oleh-Nya kau terjaga terpelihara

Semakin banyak kau ditafsir di setiap masa

Semakin engkau membuat takjubnya kita

Sekalipun inti penafsiran terhadapmu bisa jadi sama

Nuansa baru selalu ada dan mengemuka

 

Latar belakang para penafsirmu kuyakin beda

Kehidupan mereka dan lingkungan sosial beragam nuansa

Mereka yang dalam bahasa memang ahlinya

Tentu menafsirmu selaras bidang bahasa

Pun di bidang sains yang mereka punya

Kan menafsirmu dalam persfektif sains sepenuh jiwa

Mereka yang ahli di sisi falsafah adanya

Berkecenderungan mendekatimu dari sisi falsafah tentunya

Dan sebagainya dan seterusnya berkelanjutan tak jauh beda

 

Engkaulah kitab sebenar mukjizat

Semakin kudekat pengaruhmu bertambah hebat

Jiwaku tenang penuh makrifat

Menjadi modal hidup selamat

Di dunia kubaca bagi jiwa kau memikat

Di hari akhir kelak engkau kuharap jadi syafa’at

Bagi kelayakan hidupku hindari laknat menuai rohmat

No comments:

Post a Comment