Hari Ke-2: PERAN TEKNOLOGI DIGITAL DALAM MENDUKUNG KURIKULUM MERDEKA


Di hari kedua saya lebih bersemangat lagi sehubungan Materi Pelatihannya tuuh Gue Bangeedh.. hehe.. Bahkan kata Pak Kabid Abidin dari Dikbud Kabupaten Kuningan katanya, ini mah materi karesep Pak Asep semua, nih.. heheh.. (canda beliau sambil menghampiri meja pelatihan saya saat  saya sedang taklukkan aplikasi augmented reality dari assemblr.edu.  Swafoto bareng Bapak Abidin Kabid Pembinaan SMP Dikbud Kuningan (tadinya Ka UPTD Kec.Kuningan) setelah Check in Peserta di Pintu Masuk Ballroom GP. Saat isi absen pun tak lupa berswa foto dulu untuk nambah-nambah bukti bahwa saya hadir, wkwkwk.  

Langkah duanya, saya pastikan koneksi internet memanfaatkan wifi Ballroom GP (mumpung gratisan, HAHA..).  

Lalu ketiganya, saya coba gabung ke grup khusus Piloting Kuningan dengan cara Scan Barcode untuk gabung Grup.  

Sebagaimana dimuat di tulisan blog saya sebelumnya bahwa kegiatan ini memang baru ada di Kuningan West Java dan Bali Indonesia saja.  Kemeninfo memilih Kuningan sebagai Pilot Project lengkap dari jenjang SD, SMP hingga SMA/K.  Sedangkan Bali belum sampai menyentuh jenjang SD.

Untuk GMT sendiri, Google Master Trainner ada sekitar 15 Guru se-Kabupaten Kuningan (include me) yang sedang berikhtiar taklukan ragam aplikasi Google yang bermanfaat bagi dunia pendidikan pembelajarannya.  Take a drink etc dulu ah, mumpung tidak sedang dalam antrian panjang, wkwk.

Nah, jika di Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) DPD Kuningan ada KangAsep USA-Kuningan4NKRI (KAUSAKu) sebagai Ketua Tim Literasi Digital AGPAIIKu maka di Kementerian Informasi dan Komunikasi pun ada Bapak Diki Rukmana selaku Ketua Timnya.

____

PERAN TEKNOLOGI DIGITAL DALAM MENDUKUNG KURIKULUM MERDEKA

Grand Cordela Hotel Kuningan, Rabu 08 Juni 2022 M, 09.02 WIB

siapa kita....? kuningan jabar !
kuningan.....? maju !
jabar...? juara !

Demikianlah sang Master of Ceremony menyemangati para peserta pelatihan dengan yel-yel khas nya.  "Jangan menjadi guru biasa, tapi harus menjadi guru luar biasa!," katanya.

Bapak Abidin mengatakan bahwa Para Peserta Pelatihan edisi Grand Cordela Kuningan ini kelak akan dipanggil kembali untuk diberikan tambahan treatment, bekal untuk mampu jadi guru yang makin METAL (MELEK DIGITAL). Beliau menambahkan bahwa para peserta ini merupakan Guru-guru Hebat Kuningan semua Jenjang yang akan menjadi DUTA DIGITAL KABUPATEN KUNINGAN.  Kuningan yang kini sedang giat-giatnya menuju Kabupaten Pendidikan harus mampu mewujudkan digitalisasi sektor pendidikan  dan diharapkan menjadi rujukan bagi kabupaten/kota yang lain khususnya Jawa Barat.  Salaam perjuangan, salaam digitalisasi! 

___

Ketua Tim Tranformasi Digital Pendidikan Kesehatan Pariwisata, Direktorat Ekonomi Digital Kemeninfokom, Bapak Diki Rukmana, mengatakan bahwa Program 2020-2024, kegiatan telah dibagi per sektor.  Alur digitalisasi untuk keenam sektor.  

Sektor Pertanian, pada tahun 2017 Kemeninfo telah datang ke Kabupaten Kuningan melatih para petani menggunakan teknologi digital, using HP untuk bisa on boarding ke market place jual hasil pertanian.  Direct ekonomi digital sebagai enabler. Ini diharapkan menjadi sektor strategi yang mendukung perutumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat serta pada pengembangan kawasan prioritas nasional.  

Selain fokus pada sektor pertanian, DIGITALISASI juga memfokuskan pada Maritim semisal Nelayan, sektor Pariwisata (seperti pemanfaatan teknologi drone untuk take a video), sektor kesehatan (seperti di Lombok Tengah para Tenakes, para bidan using it for ibu hamil untuk melihat perkembangan janin).  Sektor Pendidikan, sektor Logistik.

Awal tahun hadir semua, para GTK, PUSDATIN, Kurikulum.  Bagaimana kami bisa akselerasi secara teknologi digital di sektor pendidikan.  Artinya memaksimalkan using platform merdeka mengajar.  Dan inilah digitalisasi pendidikan oleh kemndikbudristek.  Semester 1, 2022, memperluas jaringan SSo untuk mempermudah akses layanan, memakai PMM berbasis akun belajar.id.  Semester 2, 2022,  mengintegrasikan semua layanan pendidikan PMM.  Tahun 2023, pemanfaatan PMM.  LMS, sangat banyak teknologi yang ditawarkan paling banyak itu.  Kesulitan, tingkat konsentrasi, menyajikan konten, pembelajaran daring baru sebatas pemanfaatan WhatsApp.  

Seperti dikatakan sebelumnya bahwa di Bali hanya SMA SMK, sedangkan untuk Kuningan Jabar sudah mulai menyentuh jenjang SD dan SMP-nya juga.  Capaian 2021, Kab Pemalang Kuningan,  Tasik, Malang, Kudus, Lombok Tengah, Palu, Magelang, Banyuwangi, Bali.  4 kawasasan prioritas, 410 sekolah. Kami pun mengajak pelaku industri untuk belajar bersama using teknologi.  Survey kepuasan pelaksanaan 2021: Bali 2021, para guru sangat antusias untuk belajar mengadopsi teknologi.


KOLABORASI SEKTOR PENDIDIKAN

KEMEINFO, KEMENDIKBUDRISTEK (PUSDATIN, BSKAP, Dit DIKMEN DIKSUS GURU), PEMDA, PELAKU INDUSTRI (startup digital sektor pendidikan, operator komunikasi, praktisi pendidikan), SEKOLAH (kepsek, pengawas, guru, siswa) MASYARAKAT (Pandu Digital, Duta Rumah Belajar, Guru Penggerak, Ortu siswa).  FGD dengan Dit Guru DIKMEN Diksus 2022, VR Bali, demo ke Bapak DIkmen, AR from asembler.

Tahapan rantai nilai sektor pendidikan:

  1. Piloting 1, Pendaftaran (LMS).  Teknologi: BID DATA, CLOUD COMPUTING, AI. 

    TAHAPAN: PENDAFTARAN, PORSES, PENILAIAN, ALUMNI.

    • 50 GURU
    • 6 BULAN JUN-NOV
    • 2. SOSIALISASI
  2. Piloting 2 (proses pembelajaran), IOT VIDEO BASED LEARNING, GAMIFICATION, IMMERSIVE TECHNOLOGI, BID DATA, CLOUD COM
  3. Piloting 3, Peniliaan, TKE BID DATA CLODU COM
  4. Piloting 4, Alumni (Teknologi: LOT, BIG DATA, CLOUD COMPUTING, AI)

___

TIM sekolahan.id KANG DERI dan Kang YUDI Bandung: Klik di sini

Testimoni
Perpustakaan yang buruk adalah membuat koleksi, perpustakaan yang bagus adalah membangun layanan, perpustakaan yang hebat adalah membangun komunitas.
-R. David Lankes

___

TIM Augmented Reality from assemblr.edu KANG DEDEN and TEH ZAHRA: Klik di sini



SHARE

About Asep Gunawan

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment